8 Kisah Hantu di Gedung Sate, Bandung

8 Kisah Hantu di Gedung Sate, Bandung

Duniamisteri666 - Bagi orang yang tinggal di bandung mungkin sudah bukan hal aneh lagi jika mendengar Gedung Sate yang menjadi salah satu ikon ibukota Jawa Barat. Gedung yang berdiri pada masa Hindia Belanda itu sudah menjadi saksi sejarah di salah satu kota metropolitan di Indonesia.

Selain sejarah, Gedung Sate ini juga dikenal memiliki berbagai kisah mengerikan yang dipercaya banyak orang mengenai keberadaan makhluk Astral. Hal ini dapat dipastikan karena Gedung Sate sudah menjadi gedung tua yang kokoh. Berikut adalah kutipan berbagai sumber mengenai kisah-kisah hantu di Gedung Sate.

01. kakek Dengan Jenggot Menyentuh Tanah

Bukan saja sejarah yang ada pada Gedung Sate, salah satunya adalah sosok makhluk halus penunggu yang dijuluki sebagai kakek dengan jenggot menyentuh tanah. Keberadaan sosok kakek penunggu itu juga dipercaya oleh penjaga malam di Gedung Sate. Seperti yang pernah dialami oleh seorang penjaga di suatu malam pada tahun 1991 silam.

Saat itu penjaga malam yang hendak tidur tiba-tiba mendengar kaca pos jaga diketuk-ketuk dan melihat sosok sang kakek misterius itu di sana dan dalam sekejap menghilang.

Tak hanya terjadi oleh penjaga, beberapa karyawati juga pernah melihat seorang kakek tua berjalan tertatih-tatih melintas depan ruang kerjanya dan menuju toilet, namun saat dikejar beberapa detik kemudian sosok itu lenyap tak berbekas. Diduga sosok sang kakek misterius itu juga kerap membuat kekacauan di ruang sub-humas.
Baca Juga :

02. Pohon Angker di Belakang Gedung Sate

Di salah satu halaman belakang Gedung Sate ada sebuah pohon besar. Selain membuat suasana sejuk, ternyata pohon ini memiliki makna tertentu. Banyak yang percaya jika pohon besar itu adalah tempat tinggal para makhluk halus penguasa Gedung Sate.

Hal tersebut diyakini para pedagang di seputar Gedung Sate yang selalu waspada untuk tidak berbuat sembarangan di Gedung Sate, terutama bagian pelataran belakang. Pernah ada seorang pedagang yang tak sengaja buang air kecil di dekat pohon besar itu dan dia mengalami gangguan tak masuk akal selama 4 hari.

03. Museum Pos Indonesia

Selain sosok kakek dan pohon angker, Gedung Sate juga memiliki tempat angker lainnya yaitu Museum Pos Indonesia yang memang terletak di belakang Gedung Sate. Kerap kali orang-orang menilai museum sebagai bangunan menyeramkan bahkan di siang hari dan itulah yang terjadi pada museum Pos Indonesia ini.

Dipercaya, museum ini memiliki ruang bawah tanah gedung penuh dengan patung-patung yang jika diperhatikan selalu menatap ke pengunjung. Tak hanya menatap, patung-patung itu juga dipercaya bisa hidup di malam hari. Mau membuktikannya? Silahkan Sahabat MyMisteri berkunjung kesana.

04. Tugu di Halaman Depan Gedung Sate

Kisah seram lainnya adalah di sebuah tugu yang terbuat dari batu alam tepat di halaman depan Gedung Sate. Tugu itu bertulis, (Dalam mempertahankan Gedung Sate terhadap serangan pasukan Gurkha tanggal 3 Desember 1945, tujuh pemuda gugur dan dikubur oleh pihak musuh di halaman ini. Bulan Agustus 1952 diketemukan jenazah Suhodo, Didi, dan Muchtarudin, yang dimakamkan kembali di Taman Makam Pahlawan Cikutra. Jenazah Rana, Subengat, Surjono, dan Susilo tetap berada di sini.)

Dipercaya sampai saat ini masih ada jenazah yang terkubur di Gedung Sate yang membuat beberapa penjaga kerap merasakan kehadiran sosok pemuda berpenampilan kuno berjalan-jalan di area gedung saat malam tiba.

05. Kuntilanak Berbaju Merah

Gedung Sate yang kerap kali sepi tak berpenghuni di malam hari, itu yang menambah kesan mengerikan. Tak hanya di dalam gedung, area jalan sekitar Gedung Sate juga kerap membuat bulu kuduk merinding karena menjadi saksi atas kehadiran sosok-sosok Makhluk Astral. Seperti yang pernah dialami seorang pemuda yang melintasi jalanan Gedung Sate di malam hari.

Saat itu pemuda yang naik sepeda motor sendiri melintasi jalanan sekitar Gedung Sate dini hari merasakan boncengan motornya berat dan dia baru menyadari ada sosok kuntilanak berbaju merah di sana dengan penampilan mengerikan yang konon dipercaya itu adalah korban tabrak lari di sana.

06. Teror Hantu Neng Siti

Selain kuntilanak berbaju merah, ternyata ada sebuah kisah yang dialami seorang wanita yang harus melintasi area belakang Gedung Sate dengan mobilnya. Malam itu kondisi sangat sepi dan tiba-tiba wanita itu dikejutkan dengan seekor binatang yang melintasi jalan dan hampir dia tabrak.

Tak berkunjung lari meskipun di-klakson, hewan itu hanya diam saja dan wanita yang kesal itu keluar dari mobilnya untuk mengusir hewan tersebut. Betapa tekejutnya saat tiba-tiba hewan mirip angsa itu langsung berubah menjadi wanita menyeramkan yang diyakini warga sekitar bernama Neng Siti.

Dikisahkan Neng Siti adalah pembantu orang Belanda yang ditinggal kekasihnya dan akhirnya memutuskan gantung diri di rumah area belakang Gedung Sate dan kerap menghantui siapa saja yang melintasi jalan belakang Gedung Sate.
Baca Juga :
07. Adanya Lorong Rahasia

Banyak warga yang percaya bahwa ada lorong bawah tanah Gedung Sate yang berhubungan dengan Gedung Pakuan yang menjadi rumah dinas gubernur Jawa Barat. Konon lorong misterius itu sengaja dibangun di masa penjajahan Belanda. Apalagi ada salah satu ruang di lantai dasar Gedung Sate yang tak pernah dibuka yang semakin membuat orang penasaran.

Meski begitu pihak Gedung Sate selalu membantah kabar lorong misterius itu. Usut punya usut, lorong itu ditutup selama-lamanya karena kisah mengerikan soal tawanan perang yang tewas dan membusuk di sana yang semakin membuat suasana menjadi angker.

08. Pasukan Kerajaan Jin

berbicara keberadaan makhluk halus atau tak kasat mata memang tak semua orang bisa mempercayai hal tersebut. Sama halnya dengan keberadaan pasukan kerajaan jin yang kerap ada di area belakang Gedung Sate.

Jika di malam hari yang dingin tiba-tiba daerah belakang Gedung Sate itu muncul kabut tebal misterius yang dipercaya itu adalah pasukan kerajaan jin. Bagaimana menurut Anda Sahabat MyMisteri?

0 Response to "8 Kisah Hantu di Gedung Sate, Bandung"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel